Kawasan Industri M 2100, Kabupaten Bekasi
BEKASI – Angka penanaman modal di Kabupaten Bekasi mendapat kabar positif. Hal ini dikarenakan nilai Investasi semester pertama 2021 di Kabupaten Bekasi mencapai Rp13,45 triliun.
Bidang otomotif menjadi penyumbang terbesar investasi yakni sebesar Rp7,86 triliun. lalu disusul bidang perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp1,6 triliun serta industri makanan Rp1,3 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, Sutia Resmulyawan mengatakan, dampak positif lainnya juga berpengaruh pada penyerapan tenaga kerja.
“Dari data yang kami terima, setidaknya ada 6.732 tenaga kerja yang terserap dari ribuan proyek ini. Jadi walaupun pandemi angka penyerapan tenaga kerja sangat tinggi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika dilihat dari segi penyerapan tenaga kerja, industri logam mesin dan elektronik menjadi yang terbanyak menyerap karyawan. Sebanyak 4.475 tenaga kerja diserap hingga triwulan pertama 2021.
“Kemudian disusul sektor industri makanan dengan penyerapan 692 tenaga kerja, dan otomotif sebanyak 684 tenaga kerja,” ucap Sutia.
Pada 2020 kemarin, di Kabupaten Bekasi realisasi investasi sebesar Rp37,32 triliun. Nilai tersebut jauh di atas Kabupaten Karawang yang merealisasikan investasi 13,90 persen dan Kota Bandung 8,82 persen.
“Kita mampu merealisasikan 36 persen investasi hanya dalam waktu tiga bulan jika dibandingkan realisasi tahun lalu. Geliat ekonomi di Kabupaten Bekasi masih bergairah,” pungkasnya.
Penulis: Hafiz
Editor: Jay





Comments
Leave a Comment