Juru Bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah.(PALAPAPOS/HAFIZ)
BEKASI – Memasuki bulan juni kasus penyebaran covid 19 di Kabupaten Bekasi terbilang landai. Saat ini, pun Kabupaten Bekasi masih masuk dalam katagori status zona oranye (sedang). Demikian dikatakan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Alamsyah kepada palapapos.co.id Rabu, (2/6/2021).
"Jumlah kesembuhan pasien terpapar covid 19 dan juga testing yang sudah dilaksanakan pasca mudik lebaran, alhamdulillah dalam posisi yang mengembirakan," ungkap Alamsyah.
Selain itu, ia menuturkan, jumlah pasien menginap di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di wilayah Kabupaten Bekasi juga tidak mengalami peningkatan.
"Kalau BOR di Jawa Barat angkanya 38 persen, kita justru ada di bawah itu, yakni 28 persen. Artinya bahwa penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi kita berada di zona yang cukup bagus,”katanyanya.
Namun, Alamsyah tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, serta untuk warga yang sudah balik mudik untuk segera melapor kepada Tim Satgas Covid-19 di tiap wilayah.
"Pandemi belum selesai. Masyarakat masih harus menyadari itu dan harus memperketat protokol kesehatan. Untuk keluarga atau tetangga yang habis melaksanakan perjalanan keluar daerah cepat dilaporkan ke satgas di tempat masing-masing," imbaunya.
Data terkini yang dilansir dari pikokabsi.bekasikab.go.id, Senin (31/05/21), angka kasus aktif turun dari 412 menjadi 394 orang atau berkurang 18 orang.
Pasien yang dirawat di rumah sakit berkurang 7 orang menjadi 109 orang. Lalu, pasien isolasi mandiri berkurang 11 tersisa 285 orang. Untuk kasus meninggal dunia tidak ada penambahan yakni 272 orang.
Kasus positif harian masih bertambah sebanyak 23 orang dan pasien sembuh bertambah 41 orang.
Penulis : Hafiz
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment