Kampus IAKN Tarutung, Tapanuli Utara.
TAPANULI UTARA – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung, Tapanuli Utara, hingga saat ini tak juga kunjung bersuara dan enggan berkomentar perihal postingan hingga perjalanan luar kota Yogyakarta dan Jakarta yang dilakukan Profesor YLH.
Padahal, ketika itu, sebelum ada kasus pelaporan Prof YLH, Humas IAKN, Dinar Situmorang membenarkan Prof YLH bekerja sebagai dosen tetap di IAKN. Namun, setelah adanya pelaporan kasus dugaan ujaran kebencian Dinar Situmorang enggan lagi menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan palapapos.co.id.
"Ya, benar Pak Prof YLH baru hitungan bulan ditempatkan sebagai dosen tetap di sini," ujar Dinar via selular ketika itu.
BACA JUGA: Lagi, YLH Dipolisikan Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
BACA JUGA: Ulah Medsos Prof YLH Berujung di Kepolisian
BACA JUGA: DPRD Taput Jadwalkan RDP Dengan IAKN
Selanjutnya, saat dilontarkan pertanyaan apakah setiap postingan terkait IAKN, Dinar mengaku akan memberikan jawaban setelah konsultasi ke Rektor IAKN, Prof Lince Sihombing.
Bahkan, saat diajukan pertanyaan seputar ijin perjalanan Prof YLH sebagai dosen tetap boleh bepergian ke Yogyakarta untuk membuktikan tuduhan gelar 'drs gadungan' yang diarahkan ke Bupati Taput dalam kerangka kedinasan, Dinar pun menyebutkan akan menjawab setelah meminta informasi dari Rektor.
BACA JUGA: Forsaptu Minta Prof YLH Dievaluasi, Rektor IAKN Bungkam
BACA JUGA: DPRD Taput Janji Teruskan Sikap Forsaptu kepada Presiden dan Menag
Hingga berita ini diturunkan Jumat (4/6/2021) perwakilan kampus IAKN belum memberikan jawaban. Padahal saat dihubungi via sellularnya Dinar Situmorang tersambung namun tidak diangkat.
Penulis : Alponso
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment