Ketua Ikatan Alumni PMII Kota Bekasi, Farel (kanan), bersama pengurus dan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Cabang Kota Bekasi, Jufri (kedua dari kiri). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kota Bekasi bersama Gerakan Pemuda Ansor Kota Bekasi meminta agar DPRD Kota Bekasi membuat Panitia Khusus (Pansus) Islamic Center. Hal ini diungkapkan salah satu pengurus IKA PMII Kota Bekasi, Ahmad Tabroni, Senin (6/9/2021).

Ahmad Tabroni mengatakan, pengelolaan Islamic Center yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan masih belum ada titik temu dan bersifat kontroversi.

Lebih tedas dia menyampikan, agar pengelolaan Islamic Center yang dikelola Yayasan Nurul Islam dikembalikan kepada Pemerintah Kota Bekasi.

"Kami akan meminta kepada DPRD Kota Bekasi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Islamic. Agar persoalan yang sedang terjadi saat ini tidak melebar dan segera ada titik temu,"kata Ahmad Tabroni.

Pria yang akrab disapa Gus Boni ini mengatakan, Panitia Khusus (Pansus) atau Panitia Kerja (Panja) kata dia, membahas di tingkatan legislative, dan bisa dijadikan menjadi dasar hukum Pemerintah Kota Bekasi mengelola kawasan Islamic yang selama ini menurut dia menduga dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok dan segelintir orang.

"Bayangkan sudah berapa tahun pengelola Islamic tidak membayar pajak dan retribusi. Itu artinya, kawasan yang seharusnya dijadikan pusat pengetahuan dan kebudayaan dunia islam bersifat komersil dan entah duit nya lari kemana. Ini sudah terjadi bertahun-tahun dan ada potensi kerugian uang negara disitu,"ucap Ahmad Tabroni dengan tegas.

Diketahui, pengelola Islamic dikabarkan tidak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sejak 2016 sampai sekarang. Total tunggakan sejak 2016 s.d 2021 mencapai Rp 3.655.472.463.

Tidak hanya itu, sewa retribusi yayasan atas pengelolaan lahan komersil tersebut juga diduga belum dibayarkan mencapai Rp 6.749.786.700.

"Kami berharap jika Panitia Khusus terbentuk, semoga dapat menghasilkan sebuah rekomendasi atau putusan yang bisa menguntungkan kepentingan masyarakat, dan berharap Islamic difungsikan sesuai amanat dan cita-cita para pendirinya,"tutup Gus Bon.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.