Bukti surat perjanjian pengembalian uang pendaftaran yang ditandatangani terduga pelaku AA dengan saksi Ketua RT. PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Modus penipuan penerimaancalon Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Kota Bekasi yang dilakukan terduga pelaku isinal AA kepada korban berinisial NM sampai saat ini belum ada tindak lanjut.

"Saya baru dapat surat dari Polres Metro Bekasi Kota kasus yang saya laporkan masih dalam proses penyelidikan, dan saya mendapatkannya pada Jum'at (8/10/2021). Saya harap segera diproses lebih lanjut,"kata NM saat dikonfirmasi.

Sebagai korban modus penipuan, NM berharap agar pihak kepolisian lebih cepat lakukan penyelidikan agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban berikutnya seperti dirinya.

BACA JUGA: BKPPD Kota Bekasi Mengaku TKK Inisial AA Telah Diberhentikan

BACA JUGA: Polres Metro Bekasi Kota Kembangkan Laporan Dugaan Penipuan AA

BACA JUGA: Korban Penipuan Modus TKK Berharap Terduga Pelaku Segera Ditangkap

BACA JUGA: Rahmat Effendi Janji Akan Berikan Sanksi Tegas Kepada Penipu Calon TKK

Diakui NM, dirinya mendapatkan pendampingan dari kuasa hukum yang hendak membantu dirinya menyelesaikan persoalan tersebut. "Untuk pendampingan dari kuasa hukum sudah mas, tapi nanti saya informasikan kembali,"ungkapnya.

Lebih lanjut NM menuturkan, dalam proses penagihan uang yang ia berikan kepada terduga penipuan inisial  AA, diakuinya didampingi keluarga dan Ketua Rukun Tetangga (RT) sebagai saksi.

"Selama proses penagihan kepada si AA, saya didampingi keluarga dan Ketua RT setempat. Pertama kali saya datang ke kantor Kecamatan untuk menagih karena AA tidak ada itikad baik untuk datang kerumah,"tutupnya.

Terpisah Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Senin (11/10/2021). Saat dikonfirmasi terkait laporan duagaan penipuan oleh inisial AA terhadap korbannya inisial NM, dia mengakui belum mengetahui perkembanga.

"Saya belum ada jawaban dari penyidiknya, diperiksa atau belum. Saya juga belum mengetahui. Kami akan kabari jika sudah ada kelanjutannya,"kata Kompol Erna singkat saat dikonfirmasi palapapos.co.id.

Penulis : Yudha 

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr