Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan. PALAPA POS/Hengki.

TAPANULI UTARA - Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun anggaran 2024 ini disebut sangat berat akibat pengalokasian anggaran untuk penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K, biaya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tapanuli Utara, dan alokasi anggaran lainnya. Hal itu dikatakan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, Kamis (18/4/2024)

"Tahun  2024 ini, beban anggaran Taput cukup berat, untuk pembiayaan pesta demokrasi Pilkada 2024 dan juga untuk penggajian P3K. Yang mengakibatkan banyak kegiatan proyek fisik akhirnya di -refokusing. Kalaupun ada yang tender, proyek itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK)," kata Bupati Nikson.

Sebagai salah satu solusi untuk mengurangi beban APBD Taput tersebut, Bupati Taput Nikson Nababan bermohon kepada pemerintah pusat agar penggajian P3K menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau melalui penambahan Dana Alokasu Umum ( DAU) ke daerah Kabupaten Tapanuli Utara.

Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Taput, Kijo Sinaga kepada wartawan menambahkan, beban anggaran Taput tahun 2024 yang cukup besar antara lain untuk penggajian P3K sebanyak 2.954 orang dengan dana sebesar Rp.165.002.650.782, dana pelaksanaan Pilkada sebesar Rp.60.984.143.500, pertambahan anggaran untuk biaya operasional DPRD akibat terbitnya Peraturan Presiden nomor 53 tahun 2023 tentang standar harga satuan regional sebesar Rp.22.873.451.703, pemenuhan Anggaran Dana Desa sebesar 10 persen sebesar Rp.73.165.743.100, hingga kewajiban pembayaran PEN Tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp.72.407.581.541.

"Beban anggaran yang cukup berat ini sangat berdampak terhadap anggaran pembangunan fisik di Kabupaten Tapanuli Utara. Untuk pekerjaan fisik secara tender saat ini hanya bersumber dari DAK fisik. Di sisi lain, potensi PAD saat ini juga mengalami penurunan akibat penyesuaian regulasi serta penggunaan pendapatan dana transfer saat ini diatur penggunaannya dan membatasi keleluasaan pemda dalam pengalokasian anggaran, maka dilakukan evaluasi kembali terhadap anggaran yg telah ditetapkan dengan rasionalisasi dan refocusing anggaran," katanya.

Kijo mengatakan, mengingat pengangkatan P3K berdasarkan kebutuhan analisis jabatan, maka diharapkan penggajian P3K seyogianya  menjadi beban APBN melalui pertambahan DAU ke Daerah sehingga pembangunan di daerah tetap dapat dianggarkan.

Penulis : Hengki.

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe