Gunung Gede Pangrango. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menjelaskan pengembangan tiga taman nasional pada 2018 telah dibiayai memanfaatkan surat berharga syariah negara (SBSN) dengan total nilai kontrak Rp51 miliar.

"Dana Rp51 miliar terbagi ke tiga taman nasional yaitu Gunung Gede Pangrango, Aketajawe-Lolobata, dan Baluran," kata Siti dalam acara Forum Kebijakan Pembiayaan Proyek Infrastruktur Melalui SBSN di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Ia menjelaskan proyek pembangunan sarana prasarana menggunakan SBSN di taman-taman nasional antara lain menara pengawas, jembatan, jalan akses, gazebo, toilet, dan klinik.

Proyek yang dilakukan di Gunung Gede Pangrango yaitu pembangunan kompleks wisata Mandalawangi, Situgunung, dan Selabintana dengan total realisasi mencapai Rp22,52 miliar per 19 Desember 2018.

Sementara untuk proyek di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata yaitu pembangunan Suaka Paruh Bengkok dengan realisasi Rp5,31 miliar.

Kemudian di Baluran menyangkut peningkatan kualitas jalan wisata Batangan-Bama dengan realisasi Rp20,64 miliar Siti menjelaskan persentase realisasi keuangan untuk proyek SBSN di tiga taman nasional mencapai 92 persen dan persentase realisasi fisik 99,4 persen pada pertengahan Desember 2018.

"Jadi ada yang 100 persen selesai fisik tetapi uangnya hanya terpakai 88 persen, seperti yang di Gede Pangrango," kata dia.

Siti mengungkapkan bahwa manfaat pembiayaan proyek menggunakan SBSN bagi KLHK adalah pengakuan bahwa taman nasional sudah menjadi sesuatu yang penting sehingga di dalamnya ada infrastruktur yang harus dipersiapkan.

"Taman nasional atau area konservasi dinilai menjadi bagian dari destinasi wisata untuk pengembangan ekonomi. Di dunia sekarang, destinasi wisata merujuk ke taman-taman nasional," ujar dia.

Pagu SBSN bagi KLHK di 2019 akan meningkat menjadi Rp106 miliar dengan rencana proyek antara lain pengembangan pusat konservasi badak di Ujung Kulon, pengembangan sarana prasarana di Halimun Salak, hingga pembangunan Resort Sowa Kwatisore dan Whale Shark Center di Teluk Cendrawasih. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Bingung Cari Tempat Rekreasi Bersama Keluarga, Transera Waterpark Solusinya

KABUPATEN BEKASI - Memasuki libur hari raya, banyak masyarakat yang mencari tempat wisata untuk berkumpul, bersenang-senang, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Salah sat

Peduli Dengan Lingkungan, Zahira Khairani Kampanyekan Lingkungan Bebas Sampah

JAWA BARAT - Saat berkesempatan mengunjungi objek wisata di Jawa Barat yakni Tangkuban Perahu, Putri Anak Indonesia Lingkung

Pasca Diresmikan, Nikson Minta Kawasan Salib Kasih 'One Stop Tourism'

TAPANULI UTARA - Nikson Nababan diakhir masa jabatannya Desember tahun 2023 sebagai Bupati Tapanuli Utara tidak ingin meninggalkan catatan buruk ataupun proyek mangkrak.

THM Diperbolehkan Buka Pada Malam Tahun Baru

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengatakan bahwa Tempat Hiburan Malam (THM) diperbolehkan beroperasi pada perayaan malam

Liburan Lebaran 2022, Lonjakan Pengunjung Padati Pantai Lumban Bulbul

TOBA - Liburan Hari Raya Idul Fitri 2022 objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Toba, salah satunya Pantai Lumban Bulbul, Balige dipadati wisatawan.

Gubenur Jabar Resmikan Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi

BEKASI - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono resmikan wisata air Kalimalang berlokasi di Jalan H