Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi). PALAPA POS/Istimewa

GARUT - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meninjau langsung program reaktivasi jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus, kepada wartawan, Kamis (17/1/2019), membenarkan agenda kunjungan Presiden Indonesia bersama rombongan kepresidenan dan sejumlah menteri menggunakan transportasi kereta api dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Cibatu, Garut.

"Beliau berangkat dari Stasiun Bandung sekitar pukul 09.10 WIB," kata Joni.

Kunjungan Presiden yang akrab disapa Jokowi itu, kata dia, bukan peresmian rel kereta api, tetapi hanya sekadar meninjau langsung program jalur Stasiun Garut-Cibatu yang sudah puluhan tahun tidak aktif.

"Bukan peresmian, tapi meninjau progres jalur Cibatu-Garut," katanya.

Sejumlah petugas di Stasiun Cibatu sudah tampak melakukan persiapan dengan membersihkan lingkungan sekitar, bahkan sejumlah aparat kepolisian dan TNI sudah banyak terlihat meninjau langsung kondisi Stasiun Cibatu.

Sedangkan rel kereta api untuk menghubungkan Stasiun Garut-Cibatu sudah terlihat terpasang beberapa meter di sekitar Stasiun Cibatu. Bahkan, sebagian rumah penduduk yang terdampak pengaktifan rel sudah dibongkar.

Seorang warga Kampung Cibodas, Kecamatan Cibatu, Dede Nurhayati (38) mengatakan, rumah yang berdiri di lahan PTKAI sejak 15 tahun lalu itu sudah dibongkar sejak Desember 2018, dan sudah mendapatkan uang bongkar sebesar Rp43 juta.

Sementara, lanjut dia, tinggal di rumah saudara, sampai akhirnya mendapatkan rumah baru dengan modal dana pemberian dari PTKAI tersebut, dan memanfaatkan material bangunan yang masih bisa dipakai.

Dede mengaku tidak keberatan dengan adanya pengaktifan kembali kereta api, karena lahan yang ditempatinya merupakan milik PTKAI sehingga harus menerima ketika PTKAI akan menggunakannya kembali.

"Saya sadar soalnya rumah dibangun di tanah PT KAI, jadi ya saya terima," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat