Menteri Pariwisata Arief Yahya. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa pariwisata berbasis digital merupakan instrumen yang baik untuk menarik minat kunjungan dan memobilisasi wisatawan milenial.

Menpar Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (1/3/2019), mengingatkan pentingnya peran media digital bagi keberlangsungan pariwisata terlebih, aktivitas pariwisata yang berjalan kini banyak dilakukan oleh anak muda dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Selain itu, segmen pasar kaum milenial sangat penting karena kehadiran mereka di sosial media berpengaruh besar bagi pariwisata," katanya.

Karena itu, ia menekankan, kesiapan pariwisata berbasis digital pun harus dilakukan secara serius untuk menarik minat kunjungan wisatawan kaum milenial.

"Kaum milenial ini punya kebiasaan baru. Mereka suka untuk berkunjung ke lokasi yang belum pernah didatangi. Kalau makan, makanannya di foto dulu, lalu semua kegiatan mereka di posting di sosial medianya," jelas Menpar.

Menpar melanjutkan, sebanyak 70 persen kegiatan pariwisata yang berjalan saat ini berbasis digital.

"Lifestyle sudah berubah, lebih banyak orang yang suka memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Efektivitasnya pun mencapai 4 kali lipat dibanding cara konvensional," sebut Menpar.

Dijelaskan Menpar, keinginan generasi milenial maupun individu yang senang 'berbagi' di media sosial menjadi potensi baik untuk meningkatkan pariwisata dunia digital ini. Kalau menurut bahasa anak muda adalah destinasi yang 'instagramable'.

Saat ini ada banyak perusahaan travel agent besar yang sedang merajai dunia pariwisata dan keduanya berbasis digital. Nilai atau value perusahaan terbesar saat ini dipegang oleh Traveloka yang mencapai Rp300 miliar. "Ini membuktikan bahwa dunia digital dan pariwisata bisa bersinergi," katanya.

Menpar melanjutkan, imbauan yang dia sampaikan juga dilakukan di lingkup kementerian yang dipimpinnya. Pemetaan anggaran dilakukan dengan membagi 70 persen anggaran untuk keperluan digital, sedangkan 30 persen untuk promosi pariwisata.

"Pemetaan anggaran ini menunjukan keseriusan kami menjaring wisatawan milenial yang potensinya sangat besar," pungkasnya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Bingung Cari Tempat Rekreasi Bersama Keluarga, Transera Waterpark Solusinya

KABUPATEN BEKASI - Memasuki libur hari raya, banyak masyarakat yang mencari tempat wisata untuk berkumpul, bersenang-senang, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Salah sat

Peduli Dengan Lingkungan, Zahira Khairani Kampanyekan Lingkungan Bebas Sampah

JAWA BARAT - Saat berkesempatan mengunjungi objek wisata di Jawa Barat yakni Tangkuban Perahu, Putri Anak Indonesia Lingkung

Pasca Diresmikan, Nikson Minta Kawasan Salib Kasih 'One Stop Tourism'

TAPANULI UTARA - Nikson Nababan diakhir masa jabatannya Desember tahun 2023 sebagai Bupati Tapanuli Utara tidak ingin meninggalkan catatan buruk ataupun proyek mangkrak.

THM Diperbolehkan Buka Pada Malam Tahun Baru

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengatakan bahwa Tempat Hiburan Malam (THM) diperbolehkan beroperasi pada perayaan malam

Liburan Lebaran 2022, Lonjakan Pengunjung Padati Pantai Lumban Bulbul

TOBA - Liburan Hari Raya Idul Fitri 2022 objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Toba, salah satunya Pantai Lumban Bulbul, Balige dipadati wisatawan.

Gubenur Jabar Resmikan Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi

BEKASI - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono resmikan wisata air Kalimalang berlokasi di Jalan H