Danau Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. PALAPA POS/Istimewa

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, berupaya untuk menggarap Danau Cigaru, Kecamatan Cisoka sebagai destinasi wisata bahari selain di Tanjung Kait dan Tanjung Pasir di kawasan pesisir.

"Kami sudah menghubungi pengelola danau itu agar mereka bersedia untuk bekerja sama," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik di Tangerang, Selasa (9/4/2019).

Ahmad mengatakan selama ini danau buatan hanya dikelola warga setempat secara amatiran oleh pemilik lahan sehingga wisatawan yang berkunjung kebanyakan penduduk lokal.

Namun pada hari libur banyak juga warga dari luar daerah yang berkunjung, mereka ingin menikmati keindahan danau buatan sembari berfoto. Bahkan keberadaan danau itu dapat menambah pendapatan bagi penduduk lokal dengan menjual aneka kerajinan dan kuliner setempat.

Danau Cigaru terdiri atas tiga danau buatan hasil penambangan galian pasir yang memiliki air tiga warna, hijau, putih dan kecoklatan pada lokasi yang berdekatan. Pada areal tersebut juga terdapat perahu dan tempat berfoto bagi pengunjung, setelah itu dapat menikmati kuliner lokal yang dijual pedagang.

Untuk mengunjungi obyek wisata tersebut tidak mengalami kendala karena letaknya relatif dekat dengan pasar dan Kantor Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Pemerintah setempat sudah membangun jalan masuk dengan mengunakan konstruksi semen cor bertulang demi kelancaran wisatawan menuju lokasi.

Ahmad mengatakan berencana bekerja sama dengan agen wisata agar destinasi itu lebih banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Selama ini memang belum digarap secara profesional, tapi optimistis jika dikelola secara baik memberikan manfaat yang lebih," katanya.

Sementara itu, pengelola objek wisata Cigaru, Sudirman Indra mengatakan rencana pemda tersebut merupakan langkah positif dan diharapkan ada hasil yang lebih baik. Namun pihaknya mengharapkan ketika obyek itu digarap, tidak menghilangkan dan dapat mempertahankan kearifan lokal.

Sudirman menambahkan pengelola yang baru harus mempekerjakan warga setempat karena selama ini digarap bersama dan dapat menambah perekonomian penduduk. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Bingung Cari Tempat Rekreasi Bersama Keluarga, Transera Waterpark Solusinya

KABUPATEN BEKASI - Memasuki libur hari raya, banyak masyarakat yang mencari tempat wisata untuk berkumpul, bersenang-senang, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Salah sat

Peduli Dengan Lingkungan, Zahira Khairani Kampanyekan Lingkungan Bebas Sampah

JAWA BARAT - Saat berkesempatan mengunjungi objek wisata di Jawa Barat yakni Tangkuban Perahu, Putri Anak Indonesia Lingkung

Pasca Diresmikan, Nikson Minta Kawasan Salib Kasih 'One Stop Tourism'

TAPANULI UTARA - Nikson Nababan diakhir masa jabatannya Desember tahun 2023 sebagai Bupati Tapanuli Utara tidak ingin meninggalkan catatan buruk ataupun proyek mangkrak.

THM Diperbolehkan Buka Pada Malam Tahun Baru

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengatakan bahwa Tempat Hiburan Malam (THM) diperbolehkan beroperasi pada perayaan malam

Liburan Lebaran 2022, Lonjakan Pengunjung Padati Pantai Lumban Bulbul

TOBA - Liburan Hari Raya Idul Fitri 2022 objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Toba, salah satunya Pantai Lumban Bulbul, Balige dipadati wisatawan.

Gubenur Jabar Resmikan Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi

BEKASI - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono resmikan wisata air Kalimalang berlokasi di Jalan H