Penampakan rambu lalu lintas yang disiapkan Dishub DKI Jakarta untuk perluasan rekayasa lalin gamjil-genap melalui akun Instagram @dishubdkijakarta, Jumat (9/8/2019). PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA – Warganet mengkritisi keterangan pada papan rambu perluasan rekayasa lalu lintas plat nomor kendaraan bermotor ganjil-genap di Jakarta melalui akun Instagram @dishubdkijakarta, Jumat (9/8/2019).

Pada laman tersebut sejumlah petugas berseragam Dishub DKI Jakarta sibuk menyebarkan selebaran informasi kepada sejumlah pengendara di jalanan. Sebagian personel juga tampak mempersiapkan beberapa papan rambu larangan belok, larangan lurus dan larangan melintas.

Pada keterangan gambar tercantum "Pemasangan rambu-rambu pembatasan lalu lintas ganjil-genap di mulut ruas jalan ganjil-genap," katanya.

Kebijakan Pemprov DKI memperluas area ganjil-genap juga diiringi dengan perubahan jam operasional, yaitu mulai 06.00 WIB hingga 10.00 WIB dan 16.00 WIB hingga 21.00 WIB. Hari Senin sampai dengan Jumat. Kecuali berplat nomor ganjil di tanggal ganjil, plat nomor genap di tanggal genap dan Sabtu dan hari libur nasional.

Postingan gambar sosialisasi tersebut juga menuai komentar beragam dari warganet.

"Apakah pernah disurvei bahwa tulisan pada keterangan di bawah rambu itu dapat dibaca oleh pengendara roda empat saat berkendara dengan kecepatan 30 km/jam?," tanya pemilik akun @frandosinaga18.

"Terlalu kecil rambunya. Kebaca kalo udah deket dan udah pasti kena tilang karena telanjur masuk karena baru kebaca," kata @fandikeanu29.

"Kalau bisa sekalian diberlakukan juga di jalan mulai dari Kampung Melayu sampai Casablanca Karet Sudirman, karena kalau pagi dan sore macet sekali," ujar @anton_p_hr.

"hahhahahaaj iya nih min @dishubdkijakarta, plang dilarang parkir segede gitu masih ga keliatan apalagi ini. Jangan nti di kira mo ngejebak kaya promo *syarat dan ketentuan berlaku," ujar @valle_robbie46.

"Mantaaabb ndaan bangmiin @dishubdkijakarta , tapi apa gak kekecilan, takut gak ke baca tulisannya ama yang driver yang kacamata atau yang lansia," @markirteruss. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

DPP Pemuda Batak Bersatu Dukung Nikson Nababan Jadi Gubernur Sumut

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lambok F Sihombing menegaskan memberi dukungan penuh kepada Nikson Nababan sebagai Bakal Calon Guber

Mahasiswa Gelar Doa Bersama Untuk Bacalon Gubernur Sumut Nikson Nababan

JAKARTA - Para mahasiswa Sumatera Utara yang tergabung dalam kader of change Nikson Milenial Center (NMC) gelar Doa bersama dan santunan pada anak yatim di acara 'Jumat Be

Ketum PWI Pusat Sampaikan Klarifikasi Berita Bohong Yusuf Rizal

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch Bangun berikan penjelasan terhadap isu miring yang menyangkut internal organisas

Kemenag Tetapkan 1 Syawal Pada 10 April 2024

JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menetapkan 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu (10/4/2024) mendatang.

Men

Bawaslu dan KPU Kabupaten Bekasi Diduga Kurang Cermat, Timses Gerindra Laporkan ke DKPP

JAKARTA - Salah satu tim sukses calon legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 9 H. Syahrir yakni Agung lesmana menduga Bawaslu serta KPU Kabupaten Bekasi ku

KPK Diminta Selidiki Dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian

JAKARTA - Pengadaan barang/jasa masih menjadi gerbang utama lumbung korupsi. Meskipun Pemerintah membangun E-katalognya untuk mencegah korupsi, namun para pelaku masih menemuk