Jaksa Agung HM Prasetyo. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pemeriksaan kasus dugaan korupsi pencarian dana hibah dan bantuan sosial (bansos) pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2013 terus berjalan dan semakin jelas persoalannya seperti apa.

"Proses sudah cukup lama, berjalan terus pada saatnya akan semamin jelas persoalannya seperti apa," kata Prasetyo, di Komplek Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019).

Kasus dugaan korupsi bansos Sumatera Selatan ini sudah lama bergulir sejak 2013. Awal Agustus, tepatnya Kamis (1/8), Kejaksaan Agung memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Yusri Effendy, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta. "Ya itu (pemeriksaan) bagian dari upaya menangani kasus tersebut, di sini diperlukan," katanya.

Kasus ini juga sudah menetapkan dua orang tersangka yakni Kepala BPKAD Sumatra Selatan Laonma Tobing dan mantan Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatra Selatan Ikhwanuddin.

"Pada saatnya akan semakin jelas persoalannya seperti apa, siapa yang harus bertanggungjawab lagi selain yang sudah dihukum dua orang ini. Kasus ini juga telah menyeret nama mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang diperiksa Kejaksaan Agung pada 2016. "Nanti kembali prinsipnya setiap orang memiliki hak dan kewaiban yang sama di depan hukum," kata Prasetyo.

Penyalahgunaan dana bantuan sosial itu terungkap setalah audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan menemukan beberapa kesalahan, diantaranya, profosal diajukan oleh Kepala Biro Umum dan Perlengkapan serta pihak-pihak lain secara perseorangan (pribadi) atau bukan organisasi masyarakat.

Kemudian, penggunaan anggaran untuk kepentingan pribadi seperti pembelian mobil serta menghadiri sejumlah acara yang di luar agenda kedinasan seperti pelantikan kepala desa. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Kejari Kota Bekasi Diduga "Pilih - Pilih Tebu" Dalam Pemberantasan Korupsi

KOTA BEKASI - Penanganan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi diduga “pilih - pilih tebu”.

Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Pelit Informasi Tipikor

KOTA BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi pelit Informasi dalam penyelidikan, penyidikan dan penuntutan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Bumi Patriot.

Mantan Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif Ditahan Kejaksaan

BANDUNG - Kejati Jawa Barat menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat Arsan Latif terkait dugaan korupsi pembangunan Pasar Sindangkasih Cigasong, Kabupaten Majalengka,

KPK Tetapkan 21 Tersangka Korupsi Hibah Poknas Jawa Timur

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 21 tersangka  pengembangan penyidikan dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) APBD Jawa Timur

Bupati Labuhan Batu Terjaring OTT

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan Bupati Labuhan Batu Erik Adtrada Ritonga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Ut

Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Bekasi Terjerat Kasus Dugaan Korupsi

KOTA BEKASI - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskopukm) Kota Bekasi, YY ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi beserta 3 orang l