Pemasangan jaringan Listrik Semerawut. PALAPAPOS/Andi Siregar

DOLOK SANGGUL - Pemasangan jaringan listrik yang tengah dikerjakan pihak pengembang di antaranya PT MPM (Mega Power Mandiri), PT HBE (Humbahas Bumi Energi) dan PT BEL (Bakara Energi Lestari) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menjadi sorotan masyarakat. 

Pasalnya, pemasangan jaringan listrik terlihat semerawut dan memakan bahu jalan serta berdekatan dengan pemukiman warga. Selain mengancam pengguna jalan, pemasangan jaringan listrik diatas juga mengancam kenyamanan kesehatan warga setempat akibat dampak radiasi yang ditimbulkan.

Semerawutnya pemasangan jaringan listrik ini sempat viral dan menjadi pembahasan di media sosial, karena pemasangan jaringan listrik itu mengabaikan resiko serta dampak lingkungan.

Terkait hal ini, Rikki yang mewakili PLN wilayah I Sumut kepada wartawan, kemarin, mengatakan, bahwa bahwa pihak PLN Wilayah Sumut sudah menyurati pengembang PLTM IPP (Independent Power Producer) agar segera melakukan perbaikan jaringan yang cross dengan jalan agar secepatnya diganti dengan pemasangan kabel bawah tanah.

Petugas PLN yang membidangi jaringan listrik itu menerangkan, perbaikan jaringan yang semerawut itu sudah didesak kepada PLTM IPP. 

“Kita sudah menyurati dan mendesak perusahaan, agar secepatnya melakukan perbaikan jaringan cross dengan jalan diganti dengan pemasangan kabel bawah tanah,” terangnya.

Disinggung lokasi titik pemasangan kabel bawah tanah, Rikki mengungkapkan, penggantian kabel tanah khusus dipersimpangan-persimpangan yang bisa beresiko bahaya dan yang bisa mengganggu pengguna jalan sesuai dengan hasil survey bersama dengan pihak pengembang.

"Jadi untuk pemasangan kabel bawah tanah, khusus di persimpangan sesuai dengan survey dengan pengembang, jadi tidak semua jaringan diganti dengan Kabel tanah,” tukasnya.

Terkait izin lingkungan yang diduga belum ada hingga saat ini, kembali Rikki mengatakan, pihaknya nanti akan membahas hal ini pada pertemuan bersama dengan pemkab Humbahas dan pihak-pihak terkait. “Nanti dibicarakan di pertemuan rapat dengan pihak-pihak terkait,” singkatnya.

Sebelumnya, Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup), Humbahas Minrod Sigalingging mengatakan, bahwa Pemkab Humbahas telah menyampaikan surat peringatan kepada pihak pengembang untuk segera mengurus izin lingkungan, termasuk pengurusan rekomendasi pola ruang agar sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. (and)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe