Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. PALAPA POS/Istimewa

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong anggota DPRD Jateng mewujudkan parlemen modern dengan mengoptimalkan dan membuka kanal pengaduan melalui media sosial.

"Saya sangat mendukung upaya mewujudkan parlemen modern karena disukai atau tidak, zaman kini telah berubah dan semua menuntut perubahan untuk mendisrupsi dirinya atau lembaga," kata Ganjar saat memghadiri pelantikan 120 anggota DPRD Jateng periode 2019-2024 di Semarang, Selasa (3/9/2019).

Menurut Ganjar, sudah tidak zamannya lagi pengaduan atau usulan masyarakat disampaikan dengan cara konvensional, apalagi pemanfaatan teknologi seperti pembuatan website khusus tentang DPRD dibutuhkan agar masyarakat lebih mudah untuk ikut mengawasi serta memberikan masukan.

"Kalau boleh saya usul, Setwan DPRD Jateng membuat website khusus yang di dalamnya bisa ditampilkan daftar anggota DPRD dan dilengkapi dengan laporan kinerja agar masyarakat bisa mudah terlibat," ujarnya.

Atau kalau ingin lebih populer, lanjut Ganjar, masing-masing anggota DPRD Jateng harus membuat akun media sosial seperti youtube, instagram, twitter, atau facebook.

"Dengan kanal-kanal itu, masyarakat dapat mudah berkomunikasi langsung menyampaikan masukan, saran dan harapan terhadap program-program perencanaan pembangunan di Jawa Tengah," katanya.

Baca Juga: 120 Anggota DPRD Jawa Tengah 2019-2024 Resmi Dilantik

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengucapkan selamat kepada para anggota DPRD Jateng yang baru dilantik dan berharap para legislator dapat langsung bekerja dan membantu mewujudkan program-program Pemerintah Provinsi Jateng.

"Ada banyak hal yang kami harapkan, termasuk 'problem' ideologi, pengurangan angka kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi. Saya mohon kerja samanya agar semua program berjalan lancar dan sesuai harapan," ujarnya.

Dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi, Ganjar juga mendorong agar DPRD Jateng menjadi contoh lembaga legislatif pertama yang melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 100 persen karena apabila hal itu bisa dilakukan, maka tidak hanya menjadi contoh nasional, namun membuktikan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Jateng benar-benar dilakukan serius.

"Saya harap DPRD Jateng yang pertama bisa melaporkan LHKPN 100 persen. Kalau bisa bulan depan dilakukan, lebih cepat kan lebih baik," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Bersama Kadisdik, Plt. Ketua TP PKK Studi Tiru Ke SLBN Surakarta

SOLO - Pelaksana tugas (Plt) Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi UU Saeful Mikdar dan Plt Ketua DWP Eka Sudarsono

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

SEMARANG - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) yang diserahkan H. Abdul Halim Iskandar Menteri Desa, Pembangunan Dae

Tingkatkan Inovasi Daerah, Bupati Taput Studi Tiru ke Wonogiri Jateng

JAWA TENGAH - Selain mempererat kerjasama antar Pemerintah Daerah dan peningkatan inovasi,Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan didampingi Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Sekda Ind

Pemkab Kudus Siapkan Tempat Isolasi Pemudik

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan tempat isolasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bakalan Krapyak, Kaliwungu untuk pemudik yang nekat pulang di tengah pand

Ganjar Kirim Sukarelawan dan Logistik Rp594 juta

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengirimkan bantuan logistik senilai Rp594 juta beserta 10 orang sukarelawan membantu korban bencana gempa bumi yang mengguncang Provinsi

Gubernur Ganjar Minta ASN Korup Bisa Dipecat

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal melayangkan protes sekaligus meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi agar aparatur sipil negara (ASN)