Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Kota Bekasi memiliki problem besar dalam menanggulangi kesehatan masyarakat. Tercatat, angka kesakitan pada Tahun 2018 lalu masih tergolong tinggi, yakni 37 persen. Angka tersebut melebihi standar kesehatan Nasional, yaitu 10 persen dari jumlah penduduk.

"Angka kesakitan cukup tinggi. Tahun 2018 lalu melalui KS mencapai 1 juta layanan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9/2019).

Menurut Tanti, pemerintah belum berhasil dalam menangani kesehatan masyarakat, sehingga pihaknya menjadikan presentase ini sebagai pekerjaan rumaqh (PR) yang harus diselesaikan.

"Sampai bulan Juni 2019 sudah ada penurunan dari tahun sebelumnya. Kita tekan Puskesmas agar tidak mudah memberi rujukan, sehingga angkanya turun hingga 50 persen lebih rendah," beber Tanti.

Selain menekan pengguna rujukan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi juga menginstruksikan kepada seluruh puskesmas agar gencar dalam kegiatan promotif dan preventif. Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan pendidikan kesehatan bagi masyarakat agar berprilaku sehat dalam kesehariannya.

"Ini PR besar bagi kami untuk menurunkan pengunjung yang berobat. Puskesmas harus gencar mengedepankan pola promotif dan preventif. Kuratif atau penanganan orang sakit itu adalah tambahan. Harusnya masyarakat kunjungan ke Puskesmas untuk konsultasi bukan untuk berobat," jelas Tanti.

Kendati begitu, Tanti mengakui bahwa kuratif merupakan kenyataan yang terjadi hampir di setiap puskesmas. "Kenyataannya fungsi puskesmas sebagai penanganan akhir, yakni berobat. Kita tidak berharap masyarakat sakit," tandasnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.