Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu (berdiri). PALAPA POS/Istimewa

JAYAPURA - Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa Papua merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Papua adalah bagian penting yang tidak terpisahkan dari NKRI sampai kapanpun, sampai dunia ini tenggelam. Kalau ada orang ingin memisahkan diri dari NKRI itu hanya mengkhayal. Itu tidak perlu karena buang-buang tenaga," kata Ryamizard saat memberikan Pembekalan Bela Negara kepada masyarakat di Desa Babrongko Umandrow, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (18/9/2019).

Menurut dia, membela suatu negara merupakan hal yang diwajibkan oleh setiap agama. "Agama manapun akan melarang mendirikan sebuah negara di dalam negara atau memberontak," tegas Ryamizard.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini pun mengingatkan bahwa Papua ini adalah bagian sah dari NKRI yang sudah berusia 74 tahun.

"Ini tugas kita bersama. Sebagai duta-duta bela negara, saudara bertanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI selamanya. Kobarkan terus di dada kalian NKRI dan Pancasila harga mati," kata Menhan.

Pancasila adalah perekat bangsa Indonesia dari Sabang sampai ke Papua ini, dari Pulau Rote hingga Pulau Miangas. Perekatnya adalah Pancasila.

Ryamizard kembali menegaskan bahwa Pancasila adalah Indonesia itu sendiri, mengganti Pancasila berarti mengganti Indonesia. Pancasila akan timbul dan tenggelam bersama negara ini. "Hancurnya Pancasila adalah hancurnya negara," tuturnya.

Oleh karena itu, sudah menjadi kesepakatan dan tugas bersama untuk selalu menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai identitas bangsa yang harus selalu tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila adalah ideologi negara yang sudah final dan tidak boleh ditawar-tawar lagi. Kita semua harus bangga dengan Pancasila," jelas Menhan.

Pancasila telah terbukti ampuh mempersatukan beribu-ribu perbedaan mulai dari suku bangsa, budaya, ras dan agama.

"Ini merupakan ideologi yang ajaib dan hebat. Karena itu tidak ada alasan bagi kita semua untuk tidak menjaga Pancasila," tutur Ryamizard Ryacudu. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat