Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyerah Nota Keuangan Daerah kepada Pimpinan DPRD Kota Bekasi dalam Rapat Paripurna, Senin (7/10/2019). PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Situasi keuangan daerah yang mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir memaksa Pemerintah Kota Bekasi menurunkan belanja dan target pendapatan pada Tahun Anggaran 2020.

Dalam Penyampaian Nota Keuangan R-APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, rencana belanja daerah hanya sebesar Rp5,832 triliun dari belanja tahun anggaran sebelumnya yakni Rp6,61 triliun. Data tersebut mengisyaratkan terjadi penurunan belanja sebesar Rp800 miliar lebih.

Wali Kota memaparkan, penurunan yang dilakukan meliputi pengurangan belanja pegawai, belanja bantuan sosial, bantuan subsidi, hibah, dan belanja tidak terduga.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga menurunkan target pendapatan asli daerah atau PAD sebesar Rp3,017 triliun, turun Rp256,4 miliar atau 74 persen dari target PAD sebelumnya.

Kepada awak media, Rahmat Effendi atau Pepen-sapaan akrabnya, berdalih turunnya angka tersebut disinyalir masih belum pasti. Sebab, bantuan Dana Alokasi Umum dan Khusus serta bantuan dari Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta belum terakumulasi dalam R-APBD 2020.

"Kan kita belum tutup buku kan, dana dari Provinsi Jawa Barat dan DKI belum, karena belum di paripurnakan mereka," kata Rahmat Effendi usai mengikuti rapat paripurna, Senin (7/10/2019).

Pepen optimis, pada Tahun Anggaran 2020, besaran angka APBD Kota Bekasi bisa mencapai Rp7 triliun. "Ya Rp7 triliun bisa lah. Jadi sekarang ada dana yang belum masuk," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro belum berani memastikan alasan penurunan APBD dan PAD 2020. Ia malah menyesalkan dalam rapat paripurna pembahasan Nota Keuangan Daerah, Pemerintah Kota Bekasi tidak memberikan salinan berkas kepada pimpinan dan anggota DPRD untuk dipelajari sebelumnya.

"Belum bisa berkomentar soal ini, karena nota keuangan tidak diberikan sebelum pelaksanaan paripurna," kata Choiruman. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.