Yudhi wartawan radarnonstop.co (Rakyat Merdeka Group) saat melaporkan oknum Lurah di Polda Metro Jaya. (IST)

BEKASI- Yudhi H.W, salah seorang wartawan radarnonstop.co (Rakyat Merdeka Group) mengaku telah melaporkan Lurah Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Rahmat Jamhari atau yang akrab disapa Jidor ke Polda Metro Jaya atas dugaan pengancaman

Kepada palapapos.co.id Yudhi menunjukkan bukti dirinya telah melaporkan oknum Lurah bernomor TBL/7444/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus Polri Daerah Metro Jaya Sentra Pelayanan Perizinan Terpadu. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/7444/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus Tanggal 15 November 2019 dengan ini menerima bahwa: Telah Melaporkan Tindak Pidana Pengancaman Melalui Media Elektronik sesuai Pasal 29 JO Pasal 45 B UU RI Nomor: 19 Tahun 2016.

Baca Juga: Tidak Terima Diberitakan, Lurah Pekayon Diduga Ancam Wartawan

"Saya melakukan pelaporan ini karena merasa terancam. Sesuai yang dikutip oleh Tim Penyidik Polda Metro Jaya atas laporan saya terkait ujaran Lurah Pekayon yang berbunyi 'sy kg maen2 bang, kalo mau buktiin org bekasi, ok, sy sikat abis2 san kalo abang nantang' itu membuat saya tidak nyaman melakukan aktivitas sebagai wartawan,”ungkap Yudhi, Jumat (22/11/2019).

Dia berharap, selah dilaporkannya oknum Lurah tersebut, pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya   menanganinya dengan profesional.

“Semoga pihak kepolisian Polda Metro Jaya dapat menangani atau memproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Yudhi.

Yudhi mengatakan, sebagai wartawan yakin dalam melalukan tugas jurnalis atau peliputan telah sesuai Undang-undang.

“Sebelumnya saya sudah jalankan mekanisme yang ada, mengkonfirmasi terlebih dahulu sebelum membuat berita,” ujarnya.

Lurah Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Rahmat Jamhari hendak dikonfirmasi palapapos.co.id, Jumat (22/11/2019) dengan mendatangi kantornya terkait laporan wartawan Polda Metro Jaya atas dugaan pengancaman, tidak berada di kantornya. Selanjutnya di coba hubungi nomor ponsel Lurah untuk keperluan konfirmasi, juga tidak aktif. (red)  

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan