Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa
BEKASI - Kepala Bidang Pengendali Operasional Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Ikwanudin Rahmat mengatakan lansia dan anak-anak dilarang mengikuti Car Free Day (CFD) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, warga mengikuti CFD harus memperhatikan protokol kesehatan.
Hal itu dikatakan Ikwanudin Rahmat sesuai hasil rapat bersama antara Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Koperasi dan UMKM, terkait persiapan pelaksanaan CFD pada 5 Juli 2020 dimasa pandemi Covid-19.
"Instruksi Wali Kota, CFD digelar kembali 5 Juli 2020 dengan waktu dimulai 06.00-08.30 Wib. Pengunjung memang sulit dibatasi tapi diimbau mematuhi protokol kesehatan," kata Ikhwanudin, Rabu (24/6/2020).
Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, Ikhwanudin mengaku menyiapkan 30 personil Dinas Perhubungan ditempatkan 15 titik masuk area CFD.
"Kita menyiapkan akses jalan CFD dan mengerahkan 30 personil di 15 titik. Para personil nanti bertugas melakukan pemeriksaan suhu, mengingatkan protokol kesehatan bersama Satpol PP, petugas Dinkes dan aparatur lain dari berbagai OPD," terangnya.
"Hasil rapat, dishub merencanakan titik yang dijaga, sementara OPD lain disesuaikan dengan tugas pokoknya," lanjut Ikhwanudin.
Selain itu, Ikhwanudin menegaskan melarang warga tidak menggunakan masker serta apabila suhu tubuh dideteksi diatas 38 derajat.
"Bila tidak menggunakan masker maka akan disuruh pulang," katanya.
Ikhwanudin juga mengimbau agar lansia dan anak-anak tidak mengikuti kegiatan CFD.
"Batasan usia diatas 60 tahun dan dibawah 9 tahun dan ibu hamil serta penyakit bawaan dilarang mengikuti CFD," ucapnya.
Sementara, untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Korona, Ikhwanudin berharap masyarakat mengikuti CFD tidak melampaui 5000 orang.
"Kita berharap pada era New Normal ini, yang ikut CFD tidak lebih dari 5000 orang guna menjaga penyebaran Covid-19," tandasnya. (lam)





Comments
Leave a Comment