Bupati Taput Nikson Nababan secara bergantian dengan Wabup Sarlandy Hutabarat saat menyerahkan Kartu Sembako Kemensos tahap dua di Luat Pahae. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan meminta warga penerima Kartu Sehat Sejahtera (KKS) atau Kartu Sembako kedepannya bisa bangkit dan mandiri.

Hal ini dikatakan Bupati dalam agenda pembagian KKS diluat Pahae yakni Pahae Julu, Pahae Jae, Purbatua dan Simangumban di Gereja GKPI Sarulla, Jumat (14/8/2020).

Saat pembagian KKS, Bupati Taput turut didampingi Wabup Sarlandy Hutabarat, Ketua TP PKK Satika Simamora, anggota DPRD Jono Panjaitan dan lainnya.

“Mari kita tetap berterima kasih kepada Pemerintah dari atas hingga tingkat bawah yang masih memberikan hati dan pikiran membantu warga yang kurang mampu melalui programnya," kata Bupati Nikson dihadapan keluarga penerima manfaat.

Nikson mengatakan, bantuan sembako Kementreian Sosial merupakan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai menyeluruh hingga ke pedesaan.

“Tugas kita mendoakan pemimpin dari Pemerintah Pusat hingga ke Pemerintah Daerah bahkan ketingkat Desa agar diberi kesehatan bisa bekerja memberikan yang terbaik buat masyarakatnya," ujar Bupati.

Oleh karena itu, Nikson berharap, selaku warga negara yang baik juga harus bisa memberikan apa yang bisa diberikan.

“Kalau bisa kita jangan terus dibantu Pemerintah, dan bisa mandiri sehingga tidak lagi dapat bantuan. Sehingga anggaran bisa dialihkan ke pembangunan di Taput,” ungkapnya.

Nikson mengatakan, kalau terus negara menyalurkan bantuan bisa bangkrut, maka dengan mengurangi beban negara bentuk kontribusi masyarakat kepada negara.

“Makanya kita masuk ke program ketahanan pangan, kita tidak tahu berapa lama pandemi ini berlangsung. Mari dukung Pemerintah dengan mengoptimalkan lahan baik beternak maupun bertani," pinta Bupati.

Dalam kesempatan itu, Nikson meminta Kartu Sembako yang disalurkan tahap kedua totalnya 4.118 Kartu Penerima Manfaat (KPM) agar dikawal Camat.

“Jangan juga ada E Warung yang mengurangi nilai dan takaran sembako dari Rp 200 ribu perbulan dari Juni hingga Agustus. Seharusnya agen-agen E Warung juga harus dihadirkan ditempat ini," tegas Bupati. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe