Pelaksanaan Inseminasi Buatan (Kawin Suntik) pada kerbau di Desa Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara. PALAPAPOS/Hengki Tobing

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan bersama anggota DPRD Taput Bomper Sianturi, Kadis Pertanian Sey Pasaribu dan beberapa Pimpinan OPD meninjau pengembangan Inseminasi Buatan (Kawin Suntik) untuk hewan kerbau milik masyarakat di Desa Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran, Rabu (23/9/2020).

Inseminasi Buatan pada sapi atau kerbau adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (spermatozoa ataukah semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus disebut 'Insemination Gun'.

"Desa Lumban Silintong kita targetkan menjadi desa percontohan untuk ternak kerbau. Program ini harus didukung dengan areal penanaman rumput makanan kerbau tersebut. Program ini untuk menunjang program ketahanan pangan untuk mewujudkan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan," kata Bupati Taput.

Bupati menyampaikan, program tersebut harus ditunjang banyak faktor. "Kita juga akan dukung dengan pembangunan infrastruktur berupa pembangunan jalan tembus Kota Siborongborong. Juga pengadaan air bersih melalui pencarian sumber air dan sumur bor dan semua hal yang menunjang peternakan kerbau ini," ucap Bupati.

Pada kesempatan itu juga dilakukan diskusi tatap muka antara Bupati Taput dengan masyarakat. Sejumlah usulan disampaikan masyarakat kepada Bupati Taput berupa pembangunan jalan, pengadaan air bersih.

Untuk Tapanuli Utara, hasil Inseminasi Buatan telah berhasil melahirkan sebanyak 78 ekor dan diantaranya 17 ekor di Desa Lumban Silintong. Adapun petugas inseminator di Taput sudah ada sebanyak 4 orang telah dilatih.

Sementara itu, drh. Lisma Hutapea menyampaikan, bibit untuk Inseminasi Buatan didapatkan dari Badan Inseminasi Buatan Kabupaten Lembang.

“Dan hasil Inseminasi Buatan pada usia satu tahun sudah bisa dijual rata-rata harga Rp 15 juta karena lebih cepat bertumbuh. Sehingga sangat membantu bagi perekonomian masyarakat,” kata Lisma Hutapea. (eki)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe