Rapat koordinasi mengatasi kemiskinan Kota Tebing Tinggi di gedung Balai Pertemuan Kartini Tebing Tinggi. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu
TEBING TINGGI – Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tebing Tinggi mengadakan rapat koordinasi mengatasi kemiskinan di Kota Tebing Tinggi di gedung Balai Pertemuan Kartini Jalan Gunung Lauser, Kota Tebing Tinggi, Rabu (16/12/2020).
Hadir dalam rapat Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar, Danramil 13 Kapten Inf Budiono, Kabag Sumda Polres Tebing Tinggi Kompol Kuasa Purba, Kepala Bapedda Erwin Suheri Damanik dan anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Yanda Yasser.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan bahwa kemiskinan tidak hanya terdapat di Undang-Undang Dasar, tapi di dalam Al-Qur'an diperingatkan Allah agar tidak memakan harta orang miskin serta mengurus orang miskin sesuai kaidah utama sebagai umat beragama.
"Saya merasa waspada dengan angka kemiskinan yang mencapai 12.137 jiwa berdasarkan data real dari Pemerintah Pusat. Akibat pandemi Covid-19, masyarakat yang terdampak ekonominya lebih dari 23 ribu jiwa. Bisa dipastikan jika pandemi tidak berakhir, maka ekonomi kita akan merosot," kata Wali Kota.
Wali Kota menyampaikan, jika Pemerintah Indonesia menyatakan pada tahun 2020 mengalami resesi ekonomi, yaitu pertumbuhan ekonomi minus. “Bahkan bisa mengalami minus dua persen,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi sebagai Ketua TKPK Oki Doni Siregar mengatakan, akhir tahun 2020 telah diterbitkan Permendagri No.53 Tahun 2020 tentang tata kerja dan penyelarasan kerja serta pembinaan kelembagaan dan sumber daya manusia. Maka TKPK diharapkan bersinergi dan berkoordinasi sehingga penanggulangan di daerah lebih ditingkatkan lagi.
Ketua TKPK Tebing Tinggi juga memaparkan bahwa kemiskinan di Kota Tebing Tinggi sudah menurun secara signifikan, baik meliputi pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi telah menunjukan hal positif.
"Tahun depan 2021 TKPK Tebing Tinggi akan tetap berperan mengatasi kemiskinan baik dari sisi pemulihan ekonomi daerah maupun program-program lain sesuai arah kebijakan Pemko Tebing Tinggi," kata Oki.
Rapat juga turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumut, PT Angkasa Pura, PT Pertamina Region I Medan, PT Inalum (Persero), PT Sumatera Tobacco Trading Company, PT Angkasa Pura II (Persero), dan PT Bank Sumut Syariah. (nal)





Comments
Leave a Comment