Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri kegiatan pembukaan MCASN formasi umum tahun 2019 Pemko Tebing Tinggi. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu
TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah panggilan nurani. ASN harus bisa menjaga etika, sebab etika membedakan orang biasa dengan profesional.
Demikian disampaikan Wali Kota saat menghadiri pembukaan Matrikulasi Calon Aparatur Sipil Negara (MCASN) formasi umum tahun 2019 Pemerintah Kota Tebing Tinggi di gedung Balai Kartini, Jalan Gunung Lauser, dengan menerapkan Protokol Kesehatan, Rabu (6/1/2021).
"ASN itu orang yang profesional bekerja secara keilmuan. Jika mereka bekerja benar diukur dari ilmu yang ada. Jika dia bekerja salah orang tersebut bukan profesional," kata Wali Kota.
Wali Kota mengatakan, ASN juga harus bisa bersikap netral dan tidak boleh berpolitik. Bagi ASN yang melakukan tindakan kejahatan seperti terlibat narkotika, korupsi, tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perlakuan seksual, maka siap-siap dipecat.
Ditambahkannya, menjadi ASN juga harus bisa menguasai tekhnologi terlebih masa pandemi Covid-19, ASN harus mampu menghadapi kehidupan tatanan baru, seperti melaksanakan tugas harus mengurangi pertemuan dengan orang lain, karena tugas dilakukan secara virtual.
"Selain itu Aparatur Sipil Negara juga harus bisa memahami Undang-Undang dan peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah," ujar Umar Zunaidi Hasibuan.
Sementara itu, Kepala BKD Kota Tebing Tinggi Syaiful Fachri mengatakan, kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan kesetiaan ASN melaksanakan Undang-Undang, Pancasila, Negara dan Pemerintah Republik Indonesia. (nal)





Comments
Leave a Comment