Kadis PUPR Taput Dalan Simanjuntak dan tim survei detail jembatan dari Dinas PUPR diabadikan dengan warga di Jembatan Aek Puli. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
TAPANULI UTARA – Jembatan interkoneksi empat desa terpencil di Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang kontruksinya miring akibat luapan sungai Aek Puli pada bulan Agustus 2020 akan dibangun tahun ini.
Jembatan Aek Puli merupakan akses utama penghubung empat desa, yakni Dolok Sanggul, Lobu Sihim, Dolok Saut dan Pardomuan.
Pembangunan jembatan dengan konstruksi beton bertulang sepanjang 25 meter tersebut dibenarkan Kadis PUPR Taput Dalan Nangkok Simanjuntak, Selasa (19/1/2021).
Dalan mengatakan, untuk bangunan konstruksi beton bertulang dianggarkan melalui APBD 2021 dengan pagu sekitar Rp 1.465.000.000.
“Kita telah turun Sabtu kemarin survei detail pembangunan Jembatan Aek Puli menghubungkan Desa Dolok Sanggul, Desa Lobu Sihim dan Desa Dolok Saut dan Pardomuan. Pembangunannya diprogramkan melalui APBD tahun ini," kata Dalan.
BACA JUGA: Jembatan Gantung Lumbansoit Dijamah Tahun Ini
Dalan menambahkan, untuk sementara agar akses tidak terputus total, pihaknya telah menurunkan alat berat serta didukung swadaya masyarakat membangun jembatan darurat.
“Alat kita bekerja hampir dua minggu sejak dilaporkan rusak tahun lalu, dan dibantu warga setempat membangun jembatan kayu agar interkoneksi tidak putus total," jelasnya.
Dalan menyebutkan, jembatan sementara diperbaiki sangat berdampak memutar roda perekonomian.
“Daerah itu terkenal produsen pisang dan juga hasil bumi lainnya. Kita harapkan ketika nanti dibangun akan semakin meningkatkan mobilitas perekonomian warga," harapnya. (als)





Comments
Leave a Comment