Bupati Taput Nikson Nababan, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Wakapolres, Kasdim, Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit dan lainnya saat meninjau pembelajaran tatap muka terbatas di Pagaran. (PALAPAPOS/Alpon Situmorang)

TAPANULI UTARA - Uji coba belajar mengajar tatap muka terbatas hari ini di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dipantau langsung oleh Bupati Taput, Selasa (6/4) 2021. Dalam kesempatan tersebut politisi PDI Perjuangan tersebut ditemani Forkopimda diantaranya, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Kasdim Mayor, Ojak Simarmata, Wakapolres Kompol Jhon Sitompul serta anggota DPRD Ombun Simanjuntak, Jimmi Tambunan turun ke SDN 173389 dan  SMPN1 yang berada di desa Pagaran.

Bupati Taput,Nikson Nababan mengatakan, pihaknya meminta agar Kepala Sekolah dan para Guru menerapkan protokol kesehatan secara ketat. " Yang demam dan pilek jangan diperbolehkan masuk sekolah ya," tegasnya ditujukan kepada Kepsek SDN 173389.

Bupati juga mengharapkan peran guru agar senantiasa melihat kebersihan anak didiknya di sekolah.

" Tolong anak didik kita diperiksa kesehatannya, baik kuku maupun badannya. Karena jika tidak bersih akan menimbulkan penyakit, jika ada nanti anak-anak yang terinfeksi kita akan stop tatap muka," kata Bupati.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka terbatas ini tidak dapat dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada kerumunan di dalam kelas.

"Harus dilakukan pershift, dan melihat situasi sekolah. Jangan ada kantin buka serta tidak ada jam istirahat," harap dia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan kepada para pelajar agar ketika pulang sekolah langsung pulang ke rumah." Jangan ada yang main lagi ya, langsung ke rumah. Kalau demam dan pilek tidak usah sekolah dulu tunggu sampai sembuh," terangnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 1 Pagaran, Sahat Barita Siburian mengaku akibat jumlah siswa yang mencapai 500 jadwal belajar mengajar dibagi. Seperti kelas VII masuk hari Senin dan Selasa, kelas VIII masuk Rabu dan Kamis sedangkan kelas IX masuk pada hari Jumat dan Sabtu.

" Tidak ada jam istirahat. Kegiatan olahraga hingga kantin ditutup, tempat duduk pun diatur sesuai jarak. Siswa belajar dimulai pukul 08.00 pagi hingga 13.00 siang," jelasnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit mengaku tatap muka terbatas dilakukan di wilayah desa sekolah yang masuk kategori zona hijau.

Lebih jauh kata dia, pihaknya telah memberikan standar operasional prosedur yang harus dipatuhi Kepala Sekolah.

"Sudah kita minta sekolah untuk mematuhi apa yang dianjurkan Pak Bupati. Secara simultan kita akan monitoring sekolah untuk melihat proses pembelajaran tatap muka," pungkasnya.

Sekadar diketahui, dalam kesempatan itu Bupati Nikson Nababan membagikan masker kepada anak didik serta para guru.(als)

Penulis : Alfonso Situmorang

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe