Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana. PALAPA POS/Istimewa

SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dinilai punya kemampuan untuk bisa melanjutkan kiprah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam memimpin Kota Pahlawan, Jawa Timur, pada periode 2020-2025.

"Whisnu sudah punya kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin dalam mengambil dan memutuskan kebijakan," kata sosiolog politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Agus Machfud Fauzi di Surabaya, Sabtu (6/7/2019).

Adapun modal yang dimiliki Whisnu Sakti Buana selain menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya kurang lebih dua periode juga menjadi Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) selama dua periode.

Bahkan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDIP Surabaya beberapa waktu lalu, 31 PAC PDIP Surabaya sepakat mengajukan satu nama, yakni Whisnu Sakti Buana sebagai ketua DPC PDIP Surabaya untuk ketiga kalinya atau periode 2020-2025. "Hanya saja, kekurangannya biasanya PDIP sentralistik dalam menentukan calon," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, Whisnu Sakti perlu menampilkan dirinya sebagai sosok pelanjut Wali Kota Risma. Kalau hal itu tidak dilakukan, masyarakat Kota Pahlawan akan sulit bisa menerima sosok Whisnu.

"Warga Surabaya suka Bu Risma sebagai pekerja keras, blak-blakan dan cepat mengambil keputusan," kata Ketua Pusat Studi Perubahan Sosial dan Media Baru atau Chief Editor The Journal of Society & Media ini.

Hingga saat ini sejumlah nama bakal calon wali kota (cawali) Surabaya dari politikus yang sering bermunculan di publik di antaranya Whisnu Sakti Buana (PDIP), Zahrul Azhar As’ad (Golkar), Adies Kadir (Golkar), Vinsensius Awey (NasDem), Reni Astuti (PKS), Fandi Utomo (PKB), Bambang Haryo (Gerindra), M. Machmud (Demokrat), Andy Budiman (PSI), dan Dhimas Anugrah (PSI).

Begitu juga bakal Cawali Surabaya dari unsur birokrat yang namanya sering muncul yakni Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya Hendro Gunawan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi. Sedangkan Cawali Surabaya jalur independen yang sudah mendeklarasikan diri beberapa hari lalu yakni advokat M. Sholeh. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rafly Rayhan Al Khajri Beberkan Alasan Wakil Rektor III Bekukan Program EM UB

MALANG – Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) Rafly Rayhan Al Khajri menegaskan pembekuan program kerja EM UB oleh Wakil Rektor III Dr. Setiawan No

Pemkot Bekasi Serahkan Bantuan Korban Gunung Semeru Melalui Pemkab Lumajang

LUMAJANG - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Pendopo Arya Wirajaya menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru kepada B

Risma Dianugerahi Doktor Honoris Causa di Tongmyong Univercity Korsel

SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa atas profesionalisme dan dedikasinya dalam bidang arsitektur oleh Tongmyong Univercity di Busan, Korea

KPU Tegaskan Anggaran Pilkada Surabaya 2020 Belum Siap

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020 sekitar Rp85,3 miliar belum siap meski tahapan pilkada sudah berjalan sejak

PDIP Ngawi Tetapkan Dua Bakal Calon Bupati

NGAWI - Panitia internal DPC PDI Perjuangan (PDIP) Ngawi menetapkan dua bakal calon bupati yang nantinya direkomendasikan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat tahun 2

Mahfud MD Berharap Imam Nahrawi Tegar Jalani Proses Hukum

SURABAYA - Pakar hukum ilmu tata negara Prof Mahfud MD berharap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi diberi ketegaran dan kesabaran menjalani proses hukum yang saat ini sedang