Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menerima piagam penghargaan Lee Kuan Yew World City Prize kategori Special Mention saat acara World Cities Summit (WCS) 2018 di Marina Bay Sands Expo and Convention Center, Singapura, pada 2018. PALAPA POS/Istimewa

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membocorkan kunci sukses meraih penghargaan "Women Empowerment Award" (WEA) atau Pemberdayaan Perempuan dari Majalah Her Times yang digelar di Grand Ballroom Hotel Mandarin Orchard, Singapore, Senin (22/7/2019).

"Saya dengan tulus berterima kasih atas penghargaan ini, sebuah kehormatan karena bisa berada di antara para perempuan yang mengagumkan malam ini," kata Wali Kota Rismaharini seusai menerima penghargaan WEA sebagaimana dirilis Humas Pemkot Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Wali Kota Risma menjelaskan sebagai wali kota perempuan pertama di kota besar seperti Surabaya ini, benar-benar memahami bahwa memimpin dengan hati dan kasih sayang akan memiliki perbedaan tersendiri.

Pemberdayaan perempuan ini, lanjut dia, merupakan salah satu inti dari pengembangan program di Kota Surabaya dengan memfasilitasi para perempuan itu untuk berwirausaha.

"Tujuan inti saya salah satunya adalah pemberdayaan perempuan. Wanita mempunyai peran inti di Surabaya, bukan hanya di kota pemerintahan. Namun beberapa pengendalian di antaranya lingkungan, kampanye kesehatan, dan program kesejahteraan keluarga," katanya.

Baca Juga: Risma Terima Penghargaan ‘Women Empowerment Award’ Di Singapura

Menurut Risma, salah satu program kesejahteraan keluarga yang dijalankan di Kota Surabaya adalah Pahlawan Ekonomi yang berasal dari ibu rumah tangga. Mereka belajar bagaimana mengolah makanan dan minuman serta kerajinan tangan (handycraft).

Selain itu, kata dia, mereka juga diajarkan bagaimana mengemas dan memasarkan dengan era saat ini. Dari program tersebut, menurutnya mampu menekan angka kemiskinan di Kota Surabaya. "Tahun 2010 angka kemiskinan di Kota Surabaya mencapai 35 persen, namun saat ini hanya 5 persen," katanya lagi.

Sebanyak 12 penerima penghargaan, tujuh di antaranya adalah warga negara Indonesia dari latar belakang yang berbeda-beda. Tujuh perempuan hebat itu adalah Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini), Puan Maharani Nakshatra Kusyala (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia), Yenny Wahid (Aktivis Sosial dan Politik), Dewi Fortuna Anwar (Profesor Riset di Pusat Penelitian untuk Studi Politik-Institut Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Selain itu, Rina Ciputra (Commissioner dari PT Ciputra Development Tbk), Carmelita Hartoto Hardikusumo (President Direktur PT Andhika Lines), dan Anak Agung Ayu Manik Mulyaheni (Co-founder Citra Kartini Indonesia Foundation/CIRI).

Penerima penghargaan dari luar warga Indonesia adalah Michelle Cheo Hui Ning (CEO dan Eksekutif Direktur dari Mewah Grup), Gan See Khem (Ketua Eksekutif dan Direktur Pelaksana Health Management International Ltd.), Tan Hooi Ling (Co Founder Grab), Fiona Chaw Jaw Shing (CEO dari AIMCO Grup), dan Yeo Yann Yann (aktris yang berbasis di Singapura, Pemenang Golden Horse Award). (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rafly Rayhan Al Khajri Beberkan Alasan Wakil Rektor III Bekukan Program EM UB

MALANG – Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) Rafly Rayhan Al Khajri menegaskan pembekuan program kerja EM UB oleh Wakil Rektor III Dr. Setiawan No

Pemkot Bekasi Serahkan Bantuan Korban Gunung Semeru Melalui Pemkab Lumajang

LUMAJANG - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Pendopo Arya Wirajaya menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru kepada B

Risma Dianugerahi Doktor Honoris Causa di Tongmyong Univercity Korsel

SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa atas profesionalisme dan dedikasinya dalam bidang arsitektur oleh Tongmyong Univercity di Busan, Korea

KPU Tegaskan Anggaran Pilkada Surabaya 2020 Belum Siap

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020 sekitar Rp85,3 miliar belum siap meski tahapan pilkada sudah berjalan sejak

PDIP Ngawi Tetapkan Dua Bakal Calon Bupati

NGAWI - Panitia internal DPC PDI Perjuangan (PDIP) Ngawi menetapkan dua bakal calon bupati yang nantinya direkomendasikan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat tahun 2

Mahfud MD Berharap Imam Nahrawi Tegar Jalani Proses Hukum

SURABAYA - Pakar hukum ilmu tata negara Prof Mahfud MD berharap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi diberi ketegaran dan kesabaran menjalani proses hukum yang saat ini sedang